<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" ><generator uri="https://jekyllrb.com/" version="3.10.0">Jekyll</generator><link href="https://abiyuaronggear.github.io/feed.xml" rel="self" type="application/atom+xml" /><link href="https://abiyuaronggear.github.io/" rel="alternate" type="text/html" /><updated>2025-10-12T09:14:40+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/feed.xml</id><title type="html">Abiyu Aronggear</title><subtitle>A personal blogpage of Abiyu Aronggear</subtitle><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><entry><title type="html">Credo</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/10/12/credo.html" rel="alternate" type="text/html" title="Credo" /><published>2025-10-12T00:00:00+09:00</published><updated>2025-10-12T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/10/12/credo</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/10/12/credo.html"><![CDATA[<h3 id="bahasa-indonesia">Bahasa Indonesia</h3>
<p>Aku percaya akan satu Allah,<br />
Bapa yang Mahakuasa,<br />
pencipta langit dan bumi,<br />
dan segala sesuatuyang kelihatan<br />
dan tak kelihatan.</p>

<p>Dan akan satu Tuhan Yesus Kristus,<br />
Putra Allah yang Tunggal,<br />
Ia lahir dari Bapa sebelum segala abad.</p>

<p>Allah dari Allah,<br />
Terang dari Terang,<br />
Allah Benar dari Allah Benar.</p>

<p>Ia dilahirkan, bukan dijadikan<br />
sehakikat dengan Bapa:<br />
segala sesuatu dijadikan oleh-Nya.</p>

<p>Ia turun dari Surga<br />
untuk kita manusia<br />
dan untuk keselamatan kita.</p>

<p><em>Ia dikandung dari Roh Kudus</em><br />
<em>dilahirkan oleh Perawan Maria</em><br />
<em>dan menjadi manusia.</em></p>

<p>Ia pun disalibkan untuk kita<br />
waktu Pontius Pilatus;<br />
Ia menderita sampai wafat dan dimakamkan,</p>

<p>dan pada hari ketiga Ia bangkit<br />
menurut Kitab Suci,</p>

<p>dan Ia naik ke Surga,<br />
duduk di sebelah kanan Bapa.</p>

<p>Ia akan kembali dengan mulia,<br />
mengadili orang yang hidup<br />
dan yang mati,<br />
kerajaan-Nya takkan berakhir.</p>

<p>Aku percaya akan Roh Kudus,<br />
Ia Tuhan yang menghidupkan;<br />
Ia berasal dari Bapa dan Putra,</p>

<p>Yang serta Bapa dan Putra<br />
disembah dan dimuliakan;<br />
Ia bersabda dengan perantaraan para Nabi.</p>

<p>Aku percaya akan Gereja<br />
yang satu, kudus, katolik, dan apostolik.</p>

<p>Aku mengakui satu pembaptisan<br />
akan penghapusan dosa.</p>

<p>Aku menantikan kebangkitan orang mati<br />
dan hidup di akhirat. Amin.</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Bahasa Indonesia Aku percaya akan satu Allah, Bapa yang Mahakuasa, pencipta langit dan bumi, dan segala sesuatuyang kelihatan dan tak kelihatan.]]></summary></entry><entry><title type="html">Jalan Salib (MB 31C)</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/04/03/jalan-salib-mb-31c.html" rel="alternate" type="text/html" title="Jalan Salib (MB 31C)" /><published>2025-04-03T00:00:00+09:00</published><updated>2025-04-03T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/04/03/jalan-salib-mb-31c</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/04/03/jalan-salib-mb-31c.html"><![CDATA[<h4 id="doa-pembuka">Doa Pembuka</h4>
<p><strong>P</strong>: Tuhan Yesus Kristus, kami berkumpul untuk merenungkan jalan salib-Mu dari rumah Pilatus sampai ke puncak Golgota. Kami ingin mencoba mengikuti Dikau, meskipun biasanya sengsara dan kurban ingin kami hindari. Semoga semangat yang mendorong Dikau untuk tugas perutusan-Mu  menjadi semangat hidup kami dan untuk Gereja-Mu yang sedang berziarah menuju Bapa. Kasihanilah kami, ya Tuhan.<br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Marilah kita renungkan,<br />
Yesus yang menjadi kurban,<br />
kar’na cinta kasih-Nya.</p>

<h4 id="perhentian-1-yesus-dihukum-mati">Perhentian 1: Yesus dihukum Mati</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Bagaikan penjahat, Yesus dihadapkan kepada Pilatus untuk diadili. Pilatus takut kehilangan simpati rakyat, maka Yesus didera. Akhirnya demi kepentingan pribadi, Pilatus menjatuhkan hukuman mati yang tidak adil. Namun Yesus dengan tenang, sabar dan rela menerimanya. Apakah kita lebih daripada Pilatus bila kita mengadili sesama dengan syak dan prasangka? Bila kita lebih mementingkan diri kita sendiri daripada memperjuangkan keadilan dan kebenaran? Apakah kita sabar bila terjadi salah paham yang merugikan kita? Apakah kita masih bisa mencinta bila dibenci orang? (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, untuk menyelamatkan kami Engkau menerima hukuman mati dengan tenang. Ajarilah kami untuk menjadi sabar bila kami mengalami ketidak-adilan. Karena cinta kepada-Mu kami pun ingin bersikap sopan, bila disapa dengan kasar. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Sri Yesus Penebus kami,<br />
dijatuhi hukum mati,<br />
agar umat-Nya hidup.</p>

<h4 id="perhentian-2-yesus-memanggul-salib">Perhentian 2: Yesus Memanggul Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Para serdadu menganyam sebuah mahkota duri dan meletakkannya di kepala Yesus. Setelah diolok-olok, Yesus dibawa keluar, sebuah salib besar diletakkan di atas bahu-Nya. Yesus menerima beban itu dengan rela dan cinta. Betapa pahit piala yang harus diminum-Nya. Apakah kita masih sanggup memanggul salib, bila datang kesulitan dan diejek orang karena iman kita pada Kristus? Apakah kita tahan menderita bila kena sakit, atau kita mengeluh saja? (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, dengan rela Kaupanggul salib-Mu yang berat karena kelemahan kami. Berilah kami kekuatan untuk memanggul salib kami yang kecil dibandingkan dengan salib-Mu yang berat. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Salib berat dipanggul-Nya,<br />
agar kita ikuti-Nya,<br />
memikul salib kita.</p>

<h4 id="perhentian-3-yesus-jatuh-yang-pertama-kali-di-bawah-salib">Perhentian 3: Yesus Jatuh yang Pertama Kali di Bawah Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Yesus sudah capai. Raga-Nya yang perkasa sudah menjadi lemah. Beban-Nya kelewat berat. Jalannya mendaki. Yesus jatuh di bawah salib yang berat ini. Tetapi Yesus tidak berhenti di situ. Karena ditopang oleh semangat yang luar biasa, ia berusaha bangun kembali dan melanjutkan perjalanan-Nya.</em><br />
<em>Jatuh memang merupaan pengalaman yang tidak enak. Lebih-lebih bila disaksikan dan diketahui banyak orang. Apakah kita rela mengakui kesalahan kita waktu jatuh? Ataukah kita menutup kesalahan kita dengan sombong? Apakah kita berani bangun kembali dengan rendah hati, ataukah kita tetap di bawah saja karena malu. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, Engkau bersabda, “Hanya yang memikul salib dan mengikuti Aku dapat menjadi murid-Ku”. Denga rela Kaupanggul salib yang berat karena kelemahan kami. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Sri Yesus tolonglah kami,<br />
bila kami jatuh lagi,<br />
tertindih salib berat.</p>

<h4 id="perhentian-4-yesus-berjumpa-dengan-ibu-nya">Perhentian 4: Yesus Berjumpa dengan Ibu-Nya</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Maria berdiri di pinggir jalan salib yang dilewati oleh Puteranya. Mereka saling beradu pandang. Maria melihat kesdihan Puteranya dan turut menanggung segala penghinaan dan kesakitan bersama Dia.</em><br />
<em>Setia kepada orang yang kuat dan berkuasa, itu lebih mudah dariapada setia kepada teman yang namanya jelek dan dimusuhi banyak orang. Namun kesetiaan ini dibutuhkan seseorang untuk tetap bertahan pada cita-citanya. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, berilah kami semangat seperti Bunda Maria. Berilah kami hati yang terbuka untuk mengerti dan menerima keadaan orang lain seperti apa adanya dan jadikan kami peka untuk menghargai perhatian dan cinta sesama kepada kami sendiri. Yesus yang lembut hati, Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Maria s’lalu setia,<br />
pada Sang Kristus Puteranya,<br />
dalam suka dan duka.</p>

<h4 id="perhentian-5-yesus-ditolong-simon-dari-kirene">Perhentian 5: Yesus Ditolong Simon dari Kirene</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tuhan sendiri tidak sanggup lagi memanggul salib-Nya lebih jauh. Algojo-algojo memaksa seorang petani yang baru saja pulang dari ladangnya untuk membantu Yesus memanggul salib-Nya.</em><br />
<em>Tuhan bersabda, “Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya”. “Bertolong-tolonglah menanggun bebanmu, demikian kamu memenuhi hukum Kristus”, kata Santo Paulus. Saling membantu dan menolong adalah kata-kata yang mudah diucapkan namun tak mudah dilaksanakan. Apakah kita masih mempunyai hati untuk pengemis yang lapar, orang yang berduka, teman yang terlalu banyak beban, - ataukah hati sudah menjadi benteng yang tertutup? Bantuan, meski kecil, sangat berarti bagi yang membutuhkannya. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, kami takut terhadap salib, lembutkanlah hati kami yang keras. Tumbuhkanlah sikap salig menolong dan membantu, agar masyarakat semakin damai dan sejahtera menurut kehendak-Mu. Tuhan, Engkau menerima Simon dari Kirene sebagai pembantu utuk memanggul salib bersama Dikau. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Cinta bakti pada Tuhan,<br />
hanya dapat dibuktikan, <br />
dengan saling mengabdi.</p>

<h4 id="perhentian-6-veronika-mengusapi-wajah-yesus">Perhentian 6: Veronika Mengusapi Wajah Yesus</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Veronika melihat penderitaan Yesus dan kekerasan serdadu-serdadu. Tanpa takut dan malu ia mendekati dan mengusapi wajah Yesus yang berlumur darah itu. Sebagai tanda terima kasih-Nya Veronika mendapat gambar wajah Yesus.</em><br />
<em>Di sekitar kita ada orang yang butuh bantuan, karena lapar, karena sakit, karena jadi kurban persaingan. Apakah kita takut diejek, dicemoohkan, diasingkan? Apakah kita malu bekerja rajin, karena takut dianggap menjilat? (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, semoga teladan Veronika membuat niat kami untuk berani membantu orang yang menderita, dan tidak malu melawan kelaliman dan kemiskinan. Engkau bersabda, “Apa yang kau perbuat bagi saudara-Ku yang paling hina ini, itu kaulakukan untuk Aku.” Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Lipuran yang meringankan,<br />
duka orang yang tertekan,<br />
menghibur Kristus juga.</p>

<h4 id="perhentian-7-yesus-jatuh-kedua-kalinya-di-bawah-salib">Perhentian 7: Yesus Jatuh Kedua Kalinya di Bawah Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Walau dibantu oleh Simon dari Kirene, namun karena beratnya beban dan sakitnya badan, Yesus jatuh kedua kalinya di bawah salib. Lebih menyedihkan dari yang pertama. Namun dengan tenaga yang masih tersisa, Yesus berusaha berdiri kembali untuk menyelesaikan kurban-Nya.</em><br />
<em>Dengan enak kita jatuh kembali dalam kesalahan dan dosa yang sama. Kita tidak tekun untuk bertahan dalam niat yang baik. Namun Tuhan tidak suka dengan orang yang puas dengan diri sendiri. Masih banyak yang harus kita bereskan dalam diri kita, dalam keluarga, dalam masyarakat dan negara kita. Masih banyak soal untuk mewujudkan kesejahteraan antar kita. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, karena kami membuat kesalahan dan dosa yang sama, maka Engkau jatuh lagi. Berilah kami semangat untuk mulai merubah diri dan mengambil langkah yang perlu untuk menghindari terjadinya kesalahan yang merugikan Dikau dan sesama. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Bilamana kami lemah,<br />
jatuh tercampak di tanah,<br />
tegakkan kami lagi.</p>

<h4 id="perhentian-8-yesus-menasihati-wanita-wanita-yang-menangis">Perhentian 8: Yesus Menasihati Wanita-Wanita yang Menangis</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Sejumlah wanita meratapi Yesus yang sedang sengsara. Daripada menangis, sebaiknya mereka mengikuti Yesus dalam jalan salib. Namun itu tidak mereka lakukan. Maka mereka ditegur oleh Yesus, “Janganlah menangisi Aku, tetapi tangisilah dirimu dan anak-anakmu”.</em><br />
<em>Tuhan menunjukkan betapa Ia lebih menghargai karya dan amal kasih daripada kata-kata dan air mata yang mengharukan. Lebih baik kita merubah diri daripada menangisi dosa kita. Tidak cukup kita menangis bersama orang lain; kita harus juga membuka jalan bagaimana ia dapat keluar dari kesusahannya. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan Yesus, bebaskanlah kami dari rasa takut terhadap kurban. Janganlah kami menjadi kecil hati bila melihat orang lain menderita. Bantulah kami agar dalam keadaan apapun kami mampu menyemangati diri kami sendiri dan membantu orang lain yang sedang kesusahan. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Tobatkanlah jiwa kami,<br />
arahkanlah sikap hati,<br />
pada cinta sejati.</p>

<h4 id="perhentian-9-yesus-jatuh-ketiga-kalinya-di-bawah-salib">Perhentian 9: Yesus Jatuh Ketiga Kalinya di Bawah Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Puncak gunung Golgota sudah nampak. Yesus sudah kehabisan tenaga sama sekali. Karena berat penderitaan-Nya, Yesus jatuh tersungkur untuk ketiga kalinya. Namun ita tidak mau menyerah. Demi cinta-Nya kepada Bapa dan manusia, Ia ingin menyelesaikan tugas-Nya. Untuk pendosa yang tidak mau bertobat, Ia menderita untuk membuka jalannya kembali kepada Bapa. Maka Ia berusaha bangun lagi dan berjalan terus.</em>
<em>Kitapun belum sampai tujuan. Bagi kita pun dapat tiba saatnya di mana semua kurban nampak sia-sia, di mana semangat kita padam. Namun tidak ada derita tanpa arti bagi orang yang percaya kepada Kristus. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, Engkau jatuh lagi di bawah salib yang berat. Namun Engkau tidak menyerah melainkan bangun kembali. Kami kagum karena hasrat-Mu untuk menyelesaikan jalan yang berat. Maka kuatkanlah semangat kami bila kami putus asa dan ingin menyerah. Ampuni kami bila patah semangat. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Bila hatiku gelisah,<br />
kar’na dosa atau susah,<br />
ulurkanlah tangan-Mu.</p>

<h4 id="perhentian-10-pakaian-yesus-ditanggalkan">Perhentian 10: Pakaian Yesus Ditanggalkan</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Sesampai di bukit Golgota, Yesus disiapkan untuk disalibkan. Serdadu-serdadu secara kasar sekali melancarkan penghinaan yang paling keji, menanggalkan pakaian Yesus di muka umum. Dan luka-luka bekas penderaan mulai berdarah lagi.</em><br />
<em>Apakah kita berbuat lebih baik, bila kita menghina orang lain, menceritakan kelemahan orang lain? Apakah kita tidak menghina Tuhan, bila kita kurbankan kemurnian tubuh ktia? Tuhan menderita, karena kita tidak punya perasaan malu. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, dalam hidup Engkau telah menunjukkan kepada kami betapa tinggi bagi-Mu nilai tubuh manusia. Ajarilah kami untuk lebih senang berkurban dan mati raga daripada hidup enak-enak dan menyalahgunakan tubuh kami untuk mencari kenikmatan jasmani semata. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Pakaian-Mu dibagikan,<br />
jubah utuh diundikan,<br />
martabat-Mu dihina.</p>

<h4 id="perhentian-11-yesus-dipaku-pada-kayu-salib">Perhentian 11: Yesus Dipaku pada Kayu Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tibalah saat yang paling ngeri: para algojo mencampakkan Yesus ke tanah, menembusi tangan dan kaki-Nya kemudian memaku-Nya pada palang penghinaan. Setelah itu mereka menegakkan salib itu. Tanpa mengeluh Yesus mendoakan para algojo: “Bapa, ampunilah mereka, karena mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. Kita pun sering terikat pada manusia, pada suatu tugas yang tidak enak, maka kita lari daripadanya. Namun menjadi pengikut berarti ikut dipaku di salib. Sanggupkah kita menyelesaikan tugas kita? (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Tuhan, menjadi pengikut-Mu tidak mungkin setengah-setengah. Engkau ingin memberi kekuatan pada kami untuk menanggung segala yang tidak enak, untuk mengikuti Dikau secara konsekuen. Tuhan, kami lemah. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Dari salib-Mu Kaulihat,<br />
tak terbilang yang menghujat,<br />
berapakah yang setia?</p>

<h4 id="perhentian-12-yesus-wafat-di-salib">Perhentian 12: Yesus Wafat di Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tiga jam lamanya Yesus bergulat dengan maut. Tiga jam penuh sengsara. Sendiran, sampai Ia merasa ditinggalkan oleh Bapa-Nya waktu Ia berseru dengan suara nyaring. “Allah-Ku, ya Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Daku?” Namun Ia taat sampai mati kepada Bapa dengan berkata, “Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku”. Ketaatan inilah yang mendatangkan penebusan dosa bagi manusia</em><br />
<em>Berkurban itu memang pahit, bila ditanya “mengapa?”; namun membahagiakan bila dilaksanakan dengan penuh ikhlas. Kurban Kristus adalah jaminannya. Percayakah kita bahwa jalan salib apapun bagi kita menjadi jalan bahagia? Percayakan kita bahwa kurban mana pun membawa berkat bagi kita? Itulah salib Kristus. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Yesus yang mahabaik, tak ada cinta yang lebih besar daripada cinta seorang yang menyerahkan nyawa-nya bagi sahabatnya. Demikian besar cinta-Mu kepada kami. Kami bersyukur dan berterima kasih kepada-Mu. Tolonglah agar kami dapat memberikan balas kasih kepada-Mu, khususnya bila cinta menuntut pengurbanan. Yesus yang taat kepada kehendak Bapa. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Benih yang mati hasilkan,<br />
buah yang berkelimpahan,<br />
wafat-Mu: sumber hidup.</p>

<h4 id="perhentian-13-yesus-diturunkan-dari-salib">Perhentian 13: Yesus Diturunkan dari Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Maria ikut menderita bersama Puteranya. Maka kini usahanya yang terakhir ialah menghormati Puteranya dengan memakamkan-Nya secara pantas. Maka Yusuf dari Arimatea menurunkan Yesus dari salib dan merebahkan-Nya pada pangkuan Maria bunda-Nya. Sekali lahi Maria memeluk Putera-Nya dan dalam hati ia berkata, “Aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut kehendak-Mu”. Dialah abdi Allah yang setia. Kita pun didampingi Maria baik dalam suka maupun dalam duka, baik dalam hidup maupun dalam kematian. Apakah kita pun sabar mendampingi sesama yang menderita? Apakah kita kuat dalam percaya? (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Bunda Maria, kami kagum melihat sikapmu. Sikap cinta tanpa pamrih, setia karena percaya kepada Allah. Doakanlah agar kami mampu meneladan cintamu. Bukan hanya dalam kata-kata hampa, tetapi nyata dalam hidup dan perbuatan kami. Bunda yang berduka cita, melalui Yesus Putra-mu, kami berseru: Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Salib tanda penghinaan,<br />
jadi lambang kemenangan,<br />
lantaran wafat Yesus.</p>

<h4 id="perhentian-14-yesus-dimakamkan">Perhentian 14: Yesus Dimakamkan</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau ya Tuhan, dan bersyukur kepada-Mu,</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Karena Sabat akan mulai, maka Yesus diminyaki dan segera dimakamkan. Namun maut tidak dapat menahan Tuhan. Dari kubur-Nya bangkitlah kehidupan; cinta Yesus lebih kuat daripada maut.</em><br />
<em>“Kalau biji gandum tidak jatuh ke tanah dan mati, ia tinggal sendirian! Namun bila ia mati, ia berbuah banyak”. Bagi kita orang Kristen, maut tidak boleh menakutkan; bila kita mengikuti Yesus pada jalan salib hidup kita, maka Ia akan menyediakan pula bagi kita hari Paska yang cerah. (hening)</em><br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Tuhan, Engkau sendiri juga ingin merasakan kegelapan makam seperti nasib kami sendiri. Kuatkanlah kami yang belum mengalami kebangkitan, agar berharap meskipun masih gelap, percaya kepada Dikau yang sudah bangkit meskipun kami masih di jalan salib. Dikaulah Raja dan Penebus kami. Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.</p>

<p>Jenazah-Nya dimakamkan,<br />
rebah dalam penantian,<br />
menyongsong kemuliaan.</p>

<h4 id="doa-penutup">Doa Penutup</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Ya Allah, kekal dan mahakuasa, kami bersyukur kepada-Mu, karena Engkau membaharui hidup kami dengan wafat dan kebangkitan Putera-Mu. Kuatkanlah kami, agar kami dengan mengikuti jalan salib Putera-Mu menjadi rela untuk memanggul salib dengan setia dan tekun serta rela mengabdi kepada Dikau dan sesama. Berilah rahmat-Mu kepada semua yang kami doakan tadi dan hantarlah kami semua kepada kebangkitan. Dengan pengantaraan Kristus Tuhan kami.</em><br />
<strong>U</strong>: Amin.</p>

<p>Nama Yesus dimuliakan,<br />
kurban salib dikenangkan,<br />
untuk s’lama-lamanya.</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Doa Pembuka P: Tuhan Yesus Kristus, kami berkumpul untuk merenungkan jalan salib-Mu dari rumah Pilatus sampai ke puncak Golgota. Kami ingin mencoba mengikuti Dikau, meskipun biasanya sengsara dan kurban ingin kami hindari. Semoga semangat yang mendorong Dikau untuk tugas perutusan-Mu menjadi semangat hidup kami dan untuk Gereja-Mu yang sedang berziarah menuju Bapa. Kasihanilah kami, ya Tuhan. U: Ya Allah, kasihanilah kami orang berdosa.]]></summary></entry><entry><title type="html">Jalan Salib (MB 31D)</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/04/03/jalan-salib-mb-31d.html" rel="alternate" type="text/html" title="Jalan Salib (MB 31D)" /><published>2025-04-03T00:00:00+09:00</published><updated>2025-04-03T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/04/03/jalan-salib-mb-31d</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/04/03/jalan-salib-mb-31d.html"><![CDATA[<h4 id="doa-pembuka">Doa Pembuka</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Tuhan Yesus Kristus, Penyelamat kami, kami berkumpul untuk mengikuti jalan salib-Mu yang Kau lalui dari rumah Pilatus sampai ke puncak Golgota. Kami hendak merenungkan penuh syukur belas kasih-Mu yang mendorong Dikau untuk menerima dan memanggul salib-Mu. Hati-Mu yang masih penuh dengan belaskasih itu pada kami, orang yang tidak selamat karena dosa. Dengarkanlah kami bila kami doakan sesama kami dan diri kami sendiri dengan mengingat belaskasih-Mu itu.</em><br />
<strong>U</strong>: Bunda Maria, hatimu berdukacita; tolonglah kami agar kami merenungkan sengsara Puteramu dengan wajar. Engkaulah yang pertama ditebus oleh Puteramu; doakanlah kami dan semua manusia dengan belaskasih Tuhan yang kaualami sejak awal hidupmu.</p>

<p>Marilah kita renungkan,<br />
Yesus yang menjadi kurban,<br />
kar’na cinta kasih-Nya.</p>

<h4 id="perhentian-1-yesus-dihukum-mati">Perhentian 1: Yesus dihukum Mati</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Yesus, hakim dunia, berdiri di muka penghakiman manusia, Pilatus. Dengan penuh kebencian, orang banyak menuntut agar Yesus dihukum mati. Karena takut, Pilatus menjatuhkan hukuman yang tidak adil. Namun Yesus beridir di hadapannya dengan tangan terikat dan diam. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, karena kami, Engkau dengan diam menerima hukuman mati yang tidak adil dari Pilatus. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Dia dianiaya, tetapi membiarkan diri-Nya ditindas.</em><br />
<strong>U</strong>: Dia serahkan diri kepada orang yang mengadili dengan tidak adil.<br />
<strong>P</strong>: <em>Dia dikurbankan karena Dia sendiri menghendakinya.</em><br />
<strong>U</strong>: Dan Dia tidak membuka mulut-Nya untuk mengeluh. (Yes. 53:7)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Sri Yesus Penebus kami,<br />
dijatuhi hukum mati,<br />
agar umat-Nya hidup.</p>

<h4 id="perhentian-2-yesus-memanggul-salib">Perhentian 2: Yesus Memanggul Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Para algojo menyeret salib ke hadapan Yesus. Dengan sukarela Tuhan menerima dan memikul kayu berat di atas bahu-Nya. Dia ingin minum piala yang ditawarkan Bapa kepada-Nya. Dia tahu dan sadar bahwa seluruh sengsara ini akan berakhir dengan wafat-Nya di kayu salib. Namun dengan taat kepada Bapa, Dia mengawali jalan sengsara ini. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, dengan sukarela Engkau menerima dan memikul salib berat yang disebabkan oleh dosa manusia. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Sesungguhnya penyakit kitalah yang ditanggung-Nya.</em><br />
<strong>U</strong>: Dan kesengsaraan kita yang ditanggung-Nya.<br />
<strong>P</strong>: <em>Dia tidak membuka mulut-Nya seperti anak domba yang dibawa ke pembantaian.</em><br />
<strong>U</strong>: Seperti domba yang kelu di hadapan orang yang menggunting bulunya. (Yes. 53:4,7)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Salib berat dipanggul-Nya,<br />
agar kita ikuti-Nya,<br />
memikul salib kita.</p>

<h4 id="perhentian-3-yesus-jatuh-yang-pertama-kali-di-bawah-salib">Perhentian 3: Yesus Jatuh yang Pertama Kali di Bawah Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Bebannya berat, jalannya tidak rata dan berbatu, Tuhan sudah amat lelah. Dia goyah dan jatuh. Tangan kasar para serdadu Romawi menarik Dia kembali ke atas, memaksa Dia berjalan terus. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, untuk pertama kali Engkau jatuh di bawah beban salib. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita.</em><br />
<strong>U</strong>: Dia diremukkan oleh karena kejahatan kita.<br />
<strong>P</strong>: <em>Ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan pada-Nya.</em><br />
<strong>U</strong>: Dan oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh. (Yes.53:5)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Sri Yesus, tolonglah kami,<br />
bila kami jatuh lagi,<br />
tertindih salib berat.</p>

<h4 id="perhentian-4-yesus-berjumpa-dengan-ibu-nya">Perhentian 4: Yesus Berjumpa dengan Ibu-Nya</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Bunda Maria berdiri di pinggir jalan yang dilalui oleh Puteranya yang memikul salib berat. Mereka saling memandang. Maria mengerti betapa Yesus sangat menderita. Ia pun ikut menanggung segala penghinaan dan derita bersama dengan Yesus. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus Engkau melihat bunda-Mu yang suci berdiri di pinggir jalan salib. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Mataku menjadi merah karena tangisanku.</em><br />
<strong>U</strong>: Karena telah pergi yang menghibur aku.<br />
<strong>P</strong>: <em>Kokoh bagaikan maut adalah kasih sejati, nyalanya seperti api Tuhan.</em><br />
<strong>U</strong>: Air kesusahan tak dapat memadamkan cinta. (Kid. Agung 8:6-7)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Maria s’lalu setia,<br />
pada Sang Kristus Puteranya,<br />
dalam suka dan duka.</p>

<h4 id="perhentian-5-yesus-ditolong-simon-dari-kirene">Perhentian 5: Yesus Ditolong Simon dari Kirene</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tuhan tak mampu lagi memikul beban salib. Maka para algojo menangkap seorang petani yang sedang pulang dari ladangnya. Mereka memaksa dia untuk membantu Yesus memikul salib. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, Engkau kehabisan tenaga, sehingga harus dibantu oleh Simon dari Kirene untuk memanggul salib-Mu. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Setiap orang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya.</em><br />
<strong>U</strong>: Dia harus memikul salibnya dan mengikuti Aku.<br />
<strong>P</strong>: <em>Barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya.</em><br />
<strong>U</strong>: Tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. (Mat. 16:24-25)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Cinta bakti pada Tuhan,<br />
hanya dapat dibuktikan, <br />
dengan saling mengabdi.</p>

<h4 id="perhentian-6-veronika-mengusapi-wajah-yesus">Perhentian 6: Veronika Mengusapi Wajah Yesus</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Veronika melihat derita Yesus dan tindakan kasar para serdadu. Dia tidak peduli tentang apa yang akan dipikirkan dan dikatakan orang. Dengan berani ia menembus kerumunan orang banyak, mendekati Yesus yang berlumuran darah itu. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, karena Engkau murah hati terhadap Veronika, Engkau memberikan gambar-Mu yang kudus kepada Veronika. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Hatiku mengikuti firman-Mu: Carilah wajah-Ku. Maka wajah-Mu kucari, ya Tuhan.</em><br />
<strong>U</strong>: Tunjukkanlah wajah-Mu kepada kami, maka selamatlah kami.<br />
<strong>P</strong>: <em>Janganlah menolak hamba-Mu ini dengan murka.</em><br />
<strong>U</strong>: Janganlah menyembunyikan wajah-Mu kepada kami. (Mz. 27:8-9)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Lipuran yang meringankan,<br />
duka orang yang tertekan,<br />
menghibur Kristus juga.</p>

<h4 id="perhentian-7-yesus-jatuh-kedua-kalinya-di-bawah-salib">Perhentian 7: Yesus Jatuh Kedua Kalinya di Bawah Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Keadaan luka Yesus makin parah, derita makin bertambah. Dia jatuh untuk kedua kalinya, lebih hebat, lebih sakit daripada sebelumnya. Namun dengan memaksakan diri akhirnya Dia dapat bangkit lagi untuk menyelesaikan kurban hidup-Nya. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, karena sakit-Mu melampaui batas, untuk kedua kalinya Engkau jatuh ke tanah di bawah beban salib berat. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Aku ini ulat dan bukan orang</em><br />
<strong>U</strong>: Dicela oleh manusia, dihina oleh orang banyak.<br />
<strong>P</strong>: <em>Semua yang melihat aku mengolok-olok aku.</em><br />
<strong>U</strong>: Mereka mencibirkan bibirnya, menggelengkan kepalanya. (Mz. 22:7-8)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Bilamana kami lemah,<br />
jatuh tercampak di tanah,<br />
tegakkan kami lagi.</p>

<h4 id="perhentian-8-yesus-menasihati-wanita-wanita-yang-menangis">Perhentian 8: Yesus Menasihati Wanita-Wanita yang Menangis</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Di pinggir jalan salib berdirilah sejumlah wanita yang meratapi dan menangisi Tuhan yang disiksa dengan kejam. Namun Yesus penuh belaskasih justru memikirkan derita yang akan menimpa mereka. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, di tengah-tengah derita-Mu sendiri Engkau berbelaskasih bagi segala derita yang akan menimpa para ibu dan anak-anak bangsa-Mu. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Janganlah menangisi Aku, tetapi tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu.</em><br />
<strong>U</strong>: Kamu akan berkata kepada gunung-gunung: Runtuhlah menimpa kami; dan kepada bukit-bukit: Timbunilah kami.<br />
<strong>P</strong>: <em>Jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup.</em><br />
<strong>U</strong>: Apakah yang akan terjadi dengan kayu kering. (Luk. 23:28-31)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Tobatkanlah jiwa kami,<br />
arahkanlah sikap hati,<br />
pada cinta sejati.</p>

<h4 id="perhentian-9-yesus-jatuh-ketiga-kalinya-di-bawah-salib">Perhentian 9: Yesus Jatuh Ketiga Kalinya di Bawah Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tuhan sudah kehabisan tenaga dan tersungkur untuk ketiga kalinya di bawah beban salib berat. Namun Dia ingin menyelesaikan karya yang ditugaskan oleh Bapa kepada-Nya. Maka dengan sekuat tenaga Dia berusaha bangun lagi. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, untuk ketiga kalinya Engkau jatuh di bawah beban dosa kami. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Jiwa kami tertanam dalam debu.</em><br />
<strong>U</strong>: Tubuh kami terhampar di tanah.<br />
<strong>P</strong>: <em>Kesalahan manusia tertumpuk di kepalaku.</em><br />
<strong>U</strong>: Aku tertekan olehnya bagaikan beban berat. (Mz. 44:26)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Bila hatiku gelisah,<br />
kar’na dosa atau susah,<br />
ulurkanlah tangan-Mu.</p>

<h4 id="perhentian-10-pakaian-yesus-ditanggalkan">Perhentian 10: Pakaian Yesus Ditanggalkan</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Akhirnya Tuhan tiba di puncak bukit Golgota. Tenaga-Nya terkuras habis. Di muka rakyat, para algojo menanggalkan pakaian Tuhan untuk mempermalukan-Nya. Luka-luka bekas penderaan mulai berdarah lagi. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, Engkau rela menanggung penghinaan ini demi kami. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka.</em><br />
<strong>U</strong>: Dan mereka membuang undi atas jubah-Ku.<br />
<strong>P</strong>: <em>Lidahku melekat pada langit-langit mulutku.</em><br />
<strong>U</strong>: Dan dalam debu maut Kauletakkan aku. (Mz. 22:19,16)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Pakaian-Mu dibagikan,<br />
jubah utuh diundikan,<br />
martabat-Mu dihina.</p>

<h4 id="perhentian-11-yesus-dipaku-di-kayu-salib">Perhentian 11: Yesus Dipaku di Kayu Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Para algojo mencampakkan Yesus ke tanah. Mereka melubangi tangan dan kaki-Nya dan memaku Yesus pada kayu salib. Kemudian salib didirikan. Sekarang firman-Nya terpenuhi: “Apabila Aku ditinggikan dari bumi, Aku akan menarik semua orang datang pada-Ku.” (Yoh. 12:32) (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus Kristus, Engkau membiarkan tangan dan kaki-Mu dengan kejam dilubangi dengan paku. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Mereka menusuk tangan dan kakiku.</em><br />
<strong>U</strong>: Segala tulangku dapat kuhitung. (Mz. 22:17-18)<br />
<strong>P</strong>: <em>Aku mencari penolong, tetapi tidak ada.</em><br />
<strong>U</strong>: Aku mencari penghibur, tetapi tidak kudapati.<br />
<strong>P</strong>: <em>Mereka malahan memberi aku makan racun.</em><br />
<strong>U</strong>: Dan waktu aku haus, mereka memberi aku minum cuka. (Mz. 69:21-22)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Dari salib-Mu Kaulihat,<br />
tak terbilang yang menghujat,<br />
berapakah yang setia?</p>

<h4 id="perhentian-12-yesus-wafat-di-salib">Perhentian 12: Yesus Wafat di Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tuhan tergantung di kayu salib. Penjahat yang tergantung di samping Yesus berkata: Yesus, ingatlah akan daku, apabila Engkau datang sebagai Raja. Yesus berkata, “Sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Daku di dalam firdaus”. Orang yang menyiksa Yesus pun didoakan. Pada jam tiga sore Dia mengeluh dengan suara nyaring: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku? Kemudian Dia berseru: Sudah selesai. Bapa, ke dalam tangan-Mu Aku menyerahkan nyawa-Ku. Lalu Yesus wafat. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, karena taat pada kehendak Bapa, Engkau wafat setelah menderita dalam sakrat maut untuk menyelamatkan seluruh dunia. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Lihatlah kayu salib, di sini tergantung Kristus, Penyelamat dunia.</em><br />
<strong>U</strong>: Mari kita bersembah sujud kepada-Nya.<br />
<strong>P</strong>: <em>Salib-Mu ya Tuhan, hendak kami muliakan dan kebangkitan-Mu kami puji.</em><br />
<strong>U</strong>: Lihat, melalui kayu salib datanglah sukacita ke dalam dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Semoga Tuhan memberkati kita dan menganugerahkan rahmat-Nya.</em><br />
<strong>U</strong>: Semoga wajah-Nya bersinar di atas kita sehingga kita selamat. (Mz. 67:2)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Benih yang mati hasilkan,<br />
buah yang berkelimpahan,<br />
wafat-Mu: sumber hidup.</p>

<h4 id="perhentian-13-yesus-diturunkan-dari-salib">Perhentian 13: Yesus Diturunkan dari Salib</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Telah selesailah derita Tuhan. Dengan penuh rasa sedih dan hormat, Yusuf dari Arimatea menurunkan jenazah Yesus dari salib dan kemudian merebahkan-Nya pada pangkuan Maria yang penuh dukacita. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, setelah diturunkan dari salib, Engkau direbahkan pada pangkuan ibu-Mu yang terkasih. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Acuh tak acuhkah kalian semua yang berlalu?</em><br />
<strong>U</strong>: Pandanglah dan lihatlah, apakah ada kesedihan seperti kesedihan yang ditimpakan Tuhan kepadaku. (Rat. 1:12)<br />
<strong>P</strong>: <em>Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan.</em><br />
<strong>U</strong>: Jadilah padaku menurut perkataanmu itu. (Luk. 1:38)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Salib tanda penghinaan,<br />
jadi lambang kemenangan,<br />
lantaran wafat Yesus.</p>

<h4 id="perhentian-14-yesus-dimakamkan">Perhentian 14: Yesus Dimakamkan</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Kami menyembah Dikau, ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu.</em><br />
<strong>U</strong>: Sebab dengan salib suci Engkau telah menebus dunia.<br />
<strong>P</strong>: <em>Tubuh Yesus yang siap dimakamkan, telah diurapi dan terbungkus dalam kain kafan. Dengan hening Dia diarak ke makam. Para wanita mengikuti Yusuf dari Arimatea. Di antaranya adalah Maria, ibu Yesus. Maria ingat akan sabda Yesus: Pada hari ketiga Aku akan dibangkitkan. (hening)</em><br />
<em>Tuhan Yesus, demikianlah Engkau ingin ambil bagian dalam nasib kami sehingga Kau dimakamkan dan Kau beristirahat tiga hari di dalam bumi sampai hari Paska. Kami mohon kepada-Mu:</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami dan seluruh dunia ini.<br />
<strong>P</strong>: <em>Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja.</em><br />
<strong>U</strong>: Tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. (Yoh. 12:24)<br />
<strong>P</strong>: <em>Ditaburkan dalam kebinasaan, dbangkitkan dalam ketidakbinasaan.</em><br />
<strong>U</strong>: Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan. (1 Kor 15:42-43)<br />
<strong>P</strong>: <em>Allah mahakudus Allah mahakuasa, Allah mahabelaskasih.</em><br />
<strong>U</strong>: Kasihanilah kami.</p>

<p>Jenazah-Nya dimakamkan,<br />
rebah dalam penantian,<br />
menyongsong kemuliaan.</p>

<h4 id="doa-penutup">Doa Penutup</h4>
<p><strong>P</strong>: <em>Saudara sekalian. Karena penebusan yang tercapai berkat darah Yesus Kristus, kita menjadi anak-anak Allah. Maka penuh kepercayaan dan rasa terima kasih kita tidak segan berdoa:</em><br />
<strong>U</strong>: Bapa kami…<br />
<strong>P</strong>: <em>Ya Bapa, sudilah memandang anak-anak-Mu yang berkumpul di sini. Sebab demi keselamatan mereka Tuhan kami Yesus Kristus tidak ragu-ragu menyerahkan diri ke tangan kaum penjahat dan menderita siksaan salib. Dialah Penyelamat kami, kini dan sepanjang masa.</em><br />
<strong>U</strong>: Amin.<br />
<strong>P</strong>: <em>Semoga saudara sekalian dilindungi dan dibimbing oleh berkat Allah yang mahakuasa: + Bapa dan Putera dan Roh Kudus.</em><br />
<strong>U</strong>: Amin.<br /></p>

<p>Nama Yesus dimuliakan,<br />
kurban salib dikenangkan,<br />
untuk s’lama-lamanya.</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Doa Pembuka P: Tuhan Yesus Kristus, Penyelamat kami, kami berkumpul untuk mengikuti jalan salib-Mu yang Kau lalui dari rumah Pilatus sampai ke puncak Golgota. Kami hendak merenungkan penuh syukur belas kasih-Mu yang mendorong Dikau untuk menerima dan memanggul salib-Mu. Hati-Mu yang masih penuh dengan belaskasih itu pada kami, orang yang tidak selamat karena dosa. Dengarkanlah kami bila kami doakan sesama kami dan diri kami sendiri dengan mengingat belaskasih-Mu itu. U: Bunda Maria, hatimu berdukacita; tolonglah kami agar kami merenungkan sengsara Puteramu dengan wajar. Engkaulah yang pertama ditebus oleh Puteramu; doakanlah kami dan semua manusia dengan belaskasih Tuhan yang kaualami sejak awal hidupmu.]]></summary></entry><entry><title type="html">Litani Loreto Bahasa Indonesia</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/27/litani-loreto-indonesia.html" rel="alternate" type="text/html" title="Litani Loreto Bahasa Indonesia" /><published>2025-03-27T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-27T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/27/litani-loreto-indonesia</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/27/litani-loreto-indonesia.html"><![CDATA[<p>Tuhan, kasihanilah kami.<br />
Kristus, kasihanilah kami.<br />
Tuhan, kasihanilah kami.<br />
Kristus, dengarkanlah kami.<br />
Kristus, kabulkanlah doa kami.</p>

<p>Allah Bapa di surga,<br />
<strong>kasihanilah kami.</strong><br />
Allah Putra, Penebus dunia,<br />
Allah Roh Kudus,<br />
Allah Tritunggal Kudus, Tuhan Yang Mahaesa,</p>

<p>Santa Maria,<br />
<strong>doakanlah kami.</strong><br />
Santa Bunda Allah,<br />
Santa Perawan termulia,<br />
Bunda Kristus,<br />
Bunda Gereja,<br />
Bunda rahmat ilahi,<br />
Bunda yang tersuci,<br />
Bunda yang termurni,<br />
Bunda yang tetap perawan,<br />
Bunda yang tak bercela,<br />
Bunda yang patut dicintai,<br />
Bunda yang patut dikagumi,<br />
Bunda penasihat yang baik,<br />
Bunda Pencipta,<br />
Bunda Penebus,<br />
Perawan yang amat bijaksana,<br />
Perawan yang harus dihormati,<br />
Perawan yang harus dipuji,<br />
Perawan yang berkuasa,<br />
Perawan yang murah hati,<br />
Perawan yang setia,<br />
Cermin kekudusan,<br />
Tahta kebijaksanaan,<br />
Pohon sukacita kami,<br />
Bejana rohani,<br />
Bejana yang patut dihormati,<br />
Bejana kebaktian yang utama,<br />
Bunga mawar yang gaib,<br />
Benteng Daud,<br />
Benteng gading,<br />
Rumah kencana,<br />
Tabut perjanjian,<br />
Pintu surga,<br />
Bintang Timur,<br />
Keselamatan orang sakit,<br />
Perlindungan orang berdosa,<br />
Penghibur orang berdukacita,<br />
Pertolongan orang kristen,<br />
Ratu para malaikat,<br />
Ratu para bapa-bangsa,<br />
Ratu para nabi,<br />
Ratu para rasul,<br />
Ratu para saksi iman,<br />
Ratu para pengaku iman,<br />
Ratu para perawan,<br />
Ratu para orang kudus,<br />
Ratu yang dikandung tanpa dosa,<br />
Ratu yang diangkat ke surga,<br />
Ratu rosario yang amat suci,<br />
Ratu pencinta damai,</p>

<p>Anakdomba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,<br />
sayangilah kami,<br />
Anakdomba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,<br />
kabulkanlah doa kami.<br />
Anakdomba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,<br />
kasihanilah kami.</p>

<p><strong><em>Selama Masa Adven</em></strong><br />
Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan,<br />
bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.</p>

<p>Marilah kita berdoa. (<em>Hening</em>) Ya Allah, dengan kabar malaikat, Engkau menghendaki sabda-Mu menjelma menjadi manusia dengan perantaraan Bunda Maria. Kami mohon, agar kami sungguh percaya, bahwa Yesus Kristus yang akan datang sebagai manusia menjadi pengantara kami kepada-Mu. Dialah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. (Amin.)</p>

<p><strong><em>Dari awal Masa Natal sampai 2 Februari</em></strong><br />
Sabda sudah menjadi manusia,<br />
dan tinggal di antara kita.</p>

<p>Marilah kita berdoa. (<em>Hening</em>) Ya Allah, Engkau telah mengutus Putra-Mu ke dunia, yang dilahirkan dengan perantaraan Bunda Maria yang tetap perawan. Maka kami mohon, agar kami Kauperkenankan ikut menikmati karya keselamatan Putra-Mu itu, kini dan sepanjang masa. (Amin.)</p>

<p><strong><em>Dari 2 Februari sampai Hari Raya Paskah; dan sesudah Masa Paskah sampai Adven</em></strong><br />
Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,<br />
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.</p>

<p>Marilah kita berdoa. (<em>Hening</em>) Ya Allah, kami hamba-Mu berdoa kepada-Mu, semoga oleh karena belas kasih-Mu kami memperoleh keselamatan badan dan jiwa, serta karena doa Santa Perawan Maria, kami terhindar dari kesusahan dunia ini dan dapat merasakan kebahagiaan kekal di surga. Dengan pengantaraan Kristus, Tuhan kami. (Amin.)</p>

<p><strong><em>Selama Masa Paskah</em></strong><br />
Bersukacitalah dan bergembiralah, Perawan Maria, alleluya!<br />
Sebab Tuhan sungguh telah bangkit, alleluya!</p>

<p>Marilah kita berdoa. (<em>Hening</em>) Ya Allah, Engkau telah menggembirakan dunia dengan kebangkitan Putra-Mu, Tuhan kami Yesus Kristus. Kami mohon: Perkenankanlah kami bersukacita dalam kehidupan kekal karena doa Santa Perawan Maria. Demi Kristus, pengantara kami. (Amin.)</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, kasihanilah kami. Tuhan, kasihanilah kami. Kristus, dengarkanlah kami. Kristus, kabulkanlah doa kami.]]></summary></entry><entry><title type="html">Doa Rosario Bahasa Indonesia</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-indonesia.html" rel="alternate" type="text/html" title="Doa Rosario Bahasa Indonesia" /><published>2025-03-20T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-20T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-indonesia</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-indonesia.html"><![CDATA[<h4 id="peristiwa-gembira">Peristiwa Gembira</h4>
<p><em>hari Senin dan Sabtu, khususnya selama Masa Adven dan Natal</em></p>
<ol>
  <li>Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel</li>
  <li>Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya</li>
  <li>Yesus dilahirkan di Bethlehem</li>
  <li>Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah</li>
  <li>Yesus diketemukan dalam Bait Allah</li>
</ol>

<h4 id="peristiwa-sedih">Peristiwa Sedih</h4>
<p><em>hari Selasa dan Jumat, khususnya selama Masa Prapaskah</em></p>
<ol>
  <li>Yesus berdoa kepada Bapa-Nya di surga dalam sakratul maut</li>
  <li>Yesus didera</li>
  <li>Yesus dimahkotai duri</li>
  <li>Yesus memanggul salib-Nya (ke Gunung Kalvari)</li>
  <li>Yesus wafat di salib</li>
</ol>

<h4 id="peristiwa-mulia">Peristiwa Mulia</h4>
<p><em>hari Rabu dan Minggu, khususnya selama Masa Paskah</em></p>
<ol>
  <li>Yesus bangkit dari kematian</li>
  <li>Yesus naik ke surga</li>
  <li>Roh Kudus turun atas para Rasul</li>
  <li>Maria diangkat ke surga</li>
  <li>Maria dimahkotai di surga</li>
</ol>

<h4 id="peristiwa-terang">Peristiwa Terang</h4>
<p><em>hari Kamis</em></p>
<ol>
  <li>Yesus di baptis di sungai Yordan</li>
  <li>Yesus menyatakan diri-Nya dalam pesta pernikahan di Kana</li>
  <li>Yesus memberitakan Kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan</li>
  <li>Yesus menampakan kemuliaan-Nya</li>
  <li>Yesus menetapkan Ekaristi</li>
</ol>

<hr />

<h4 id="tanda-salib">Tanda Salib</h4>
<p>Dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus. Amin.</p>

<h4 id="aku-percaya">Aku Percaya</h4>
<p>Aku percaya akan Allah,<br />
Bapa yang Mahakuasa,<br />
pencipta langit dan Bumi<br />
Dan akan Yesus Kristus,<br />
PutraNya yang tunggal, Tuhan kita<br />
Yang dikandung dari Roh Kudus,<br />
dilahirkan oleh perwan Maria.<br />
Yang menderita sengsara<br />
dalam pemerintahan Ponsius Pilatus,<br />
disalibkan wafat dan dimakamkan,<br />
Yang turun ketempat penantian,<br />
pada hari ketiga bangkit<br />
dari antara orang mati<br />
Yang naik kesurga,<br />
duduk disebelah kanan<br />
Allah bapa yang Mahakuasa.<br />
Dari situ ia kan datang<br />
mengadili orang hidup dan mati.<br />
Aku percaya akan Roh Kudus,<br />
Gereja katolik yang Kudus,<br />
persekutuan para kudus<br />
Pengampunan Dosa,<br />
Kebangkitan badan,<br />
Kehidupan kekal.<br />
Amin.</p>

<h4 id="bapa-kami">Bapa Kami</h4>
<p>Bapa kami yang ada di surga,<br />
Dimuliakanlah nama-Mu.<br />
Datanglah kerajaan-Mu.<br />
Jadilah kehendak-Mu<br />
di atas bumi seperti di dalam surga.<br />
Berilah kami rezeki pada hari ini,<br />
dan ampunilah kesalahan kami,<br />
seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami.<br />
Dan janganlah masukkan kami<br />
ke dalam pencobaan,<br />
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat.<br />
Amin.</p>

<h4 id="salam-maria">Salam Maria</h4>
<p>Salam Maria, penuh rahmat,<br />
Tuhan sertamu,<br />
terpujilah engkau di antara wanita,<br />
dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus.<br />
Santa Maria, bunda Allah,<br />
doakanlah kami yang berdoa ini<br />
sekarang dan waktu kami mati. Amin.</p>

<h4 id="kemuliaan">Kemuliaan</h4>
<p>Kemuliaan kepada Bapa<br />
dan Putra<br />
dan Roh Kudus,<br />
seperti pada permulaan,<br />
sekarang, selalu,<br />
dan sepanjang segala abad. Amin.</p>

<p><em>Pada hari Jumat Agung, doa berikut dapat menggantikan Kemuliaan</em><br />
<strong>P</strong>: Kristus merendahkan diri-Nya untuk kita dan taat sampai mati.<br />
<strong>U</strong>: Bahkan sampai mati disalib.</p>

<p><em>Pada hari Sabtu Suci, doa berikut dapat menggantikan Kemuliaan</em><br />
<strong>P</strong>: Kristus merendahkan diri-Nya untuk kita dan taat sampai mati, bahkan sampai mati disalib.<br />
<strong>U</strong>: Oleh sebab itu Allah memuliakan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama yang mengatasi segala nama.</p>

<h4 id="terpujilah">Terpujilah</h4>
<p>Terpujilah nama Yesus, Maria dan Yosef,<br />
sekarang dan selama-lamanya (Amin.)</p>

<h4 id="doa-fatima">Doa Fatima</h4>
<p>Ya Yesus yang baik,<br />
ampunilah dosa-dosa kami,<br />
selamatkanlah kami dari api neraka,<br />
dan hantarlah jiwa-jiwa ke dalam surga,<br />
terutama mereka yang membutuhkan kerahiman-Mu.</p>

<h4 id="salam-ya-ratu">Salam Ya Ratu</h4>
<p>Salam, ya Ratu,<br />
Bunda yang berbelas kasih,<br />
hidup, hiburan, dan harapan kami.<br />
Kami semua memanjatkan permohonan.<br />
Kami amat susah, mengeluh, mengesah<br />
dalam lembah duka ini.<br />
Ya Bunda, ya pelindung kami,<br />
limpahkanlah kasih sayangmu<br />
kepada kami.<br />
Dan Yesus, Putramu yang terpuji itu,<br />
semoga kau tunjukkan kepada kami.<br />
O Ratu, o Ibu, o Maria, Bunda Kristus.</p>

<p>Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah<br />
Supaya kami dapat menikmati janji Kristus</p>

<p>Ya Allah, Putra-Mu telah memperoleh bagi kami <br />
ganjaran kehidupan kekal melalui hidup,<br />
wafat dan kebangkitan-Nya. <br />
Kami mohon, agar dengan merenungkan <br />
misteri Rosario Suci Santa Perawan Maria,<br />
kami dapat menghayati maknanya <br />
dan memperoleh apa yang dijanjikan. <br />
Demi Kristus, Tuhan kami.<br />
Amin.</p>

<h4 id="doa-kepada-santo-mikael"><a href="/prayer/2025/03/19/doa-kepada-santo-mikael.html">Doa Kepada Santo Mikael</a></h4>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Peristiwa Gembira hari Senin dan Sabtu, khususnya selama Masa Adven dan Natal Maria menerima kabar gembira dari Malaikat Gabriel Maria mengunjungi Elisabet, saudarinya Yesus dilahirkan di Bethlehem Yesus dipersembahkan dalam Bait Allah Yesus diketemukan dalam Bait Allah]]></summary></entry><entry><title type="html">Doa Rosario Bahasa Inggris</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-inggris.html" rel="alternate" type="text/html" title="Doa Rosario Bahasa Inggris" /><published>2025-03-20T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-20T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-inggris</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-inggris.html"><![CDATA[<h4 id="the-joyful-mysteries">The Joyful Mysteries</h4>
<p><em>recited Monday and Saturday</em></p>
<ol>
  <li>The Annunciation</li>
  <li>The Visitation</li>
  <li>The Nativity</li>
  <li>The Presentation in the Temple</li>
  <li>The Finding in the Temple</li>
</ol>

<h4 id="the-sorrowful-mysteries">The Sorrowful Mysteries</h4>
<p><em>recited Tuesday and Friday</em></p>
<ol>
  <li>The Agony in the Garden</li>
  <li>The Scourging at the Pillar</li>
  <li>The Crowning with Thorns</li>
  <li>The Carrying of the Cross</li>
  <li>The Crucifixion and Death</li>
</ol>

<h4 id="the-glorious-mysteries">The Glorious Mysteries</h4>
<p><em>recited Wednesday and Sunday</em></p>
<ol>
  <li>The Resurrection</li>
  <li>The Ascension</li>
  <li>The Descent of the Holy Spirit</li>
  <li>The Assumption</li>
  <li>The Coronation of Mary</li>
</ol>

<h4 id="the-luminous-mysteries">The Luminous Mysteries</h4>
<p><em>recited Thursday</em></p>
<ol>
  <li>The Baptism of Christ in the Jordan</li>
  <li>The Wedding Feast at Cana</li>
  <li>Jesus’ Proclamation of the Coming of the Kingdom of God</li>
  <li>The Transfiguration</li>
  <li>The Institution of the Eucharist</li>
</ol>

<hr />

<h4 id="the-sign-of-the-cross">The Sign of the Cross</h4>
<p>In the name of the Father and of the Son and of the Holy Spirit. Amen.</p>

<h4 id="the-apostles-creed">The Apostles’ Creed</h4>
<p>I believe in God,<br />
the Father almighty,<br />
Creator of heaven and earth,<br />
and in Jesus Christ, his only Son, our Lord,<br />
who was conceived by the Holy Spirit,<br />
born of the Virgin Mary,<br />
suffered under Pontius Pilate,<br />
was crucified, died and was buried;<br />
he descended into hell;<br />
on the third day he rose again from the dead;<br />
he ascended into heaven,<br />
and is seated at the right hand of God the Father almighty;<br />
from there he will come to judge the living and the dead.<br />
I believe in the Holy Spirit,<br />
the holy catholic Church,<br />
the communion of saints,<br />
the forgiveness of sins,<br />
the resurrection of the body,<br />
and life everlasting.<br />
Amen.</p>

<h4 id="our-father">Our Father</h4>
<p>Our Father who art in heaven,<br />
hallowed be thy name.<br />
Thy kingdom come.<br />
Thy will be done<br />
on earth, as it is in heaven.<br />
Give us this day<br />
our daily bread,<br />
and forgive us our trespasses,<br />
as we forgive those who trespass against us,<br />
and lead us not into temptation,<br />
but deliver us from evil. Amen.</p>

<h4 id="the-hail-mary">The Hail Mary</h4>
<p>Hail, Mary, full of grace,<br />
the Lord is with thee.<br />
Blessed art thou among women<br />
and blessed is the fruit of thy womb, Jesus.<br />
Holy Mary, Mother of God,<br />
pray for us sinners,<br />
now and at the hour of our death.<br />
Amen.</p>

<h4 id="glory-be">Glory Be</h4>
<p>Glory be to the Father<br />
and to the Son<br />
and to the Holy Spirit,<br />
as it was in the beginning<br />
is now, and ever shall be<br />
world without end. Amen.</p>

<p><em>On Good Friday, the following may be used in place of the Gloria Patri</em><br />
<strong>V.</strong> Christ became obedient for us unto death.<br />
<strong>R.</strong> Even unto death on the Cross.</p>

<p><em>On Holy Saturday, the following may be used in place of the Gloria Patri</em><br />
<strong>V.</strong> Christ became obedient for us unto death, even unto death on the Cross.<br />
<strong>R.</strong> For which God hath exalted Him and hath given Him a name which is above all names.</p>

<h4 id="the-fátima-prayer">The Fátima Prayer</h4>
<p>O My Jesus,<br />
forgive us our sins,<br />
save us from the fires of hell.<br />
Lead all souls to Heaven,<br />
especially those most in need of Thy mercy.</p>

<h4 id="hail-holy-queen">Hail Holy Queen</h4>
<p>Hail, Holy Queen, Mother of Mercy,<br />
our life, our sweetness and our hope.<br />
To thee do we cry,<br />
poor banished children of Eve.<br />
To thee do we send up our sighs,<br />
mourning and weeping in this valley of tears.<br />
Turn then, most gracious advocate,<br />
thine eyes of mercy toward us,<br />
and after this our exile<br />
show unto us the blessed fruit of thy womb, Jesus.<br />
O clement, O loving,<br />
O sweet Virgin Mary.</p>

<p><strong>V.</strong> <em>Pray for us, O holy Mother of God.</em><br />
<strong>R.</strong> That we may be made worthy of the promises of Christ.</p>

<p><em>Let us pray</em>.</p>

<p>O God, whose only-begotten Son,<br />
by his life, death and resurrection,<br />
has purchased for us<br />
the rewards of eternal life,<br />
grant, we beseech thee,<br />
that while meditating on these mysteries<br />
of the most holy Rosary of the<br />
Blessed Virgin Mary,<br />
we may imitate what they contain<br />
and obtain what they promise,<br />
through the same Christ our Lord.<br />
Amen.</p>

<h4 id="st-michaels-prayer"><a href="/prayer/2025/03/19/doa-kepada-santo-mikael.html">St. Michael’s Prayer</a></h4>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[The Joyful Mysteries recited Monday and Saturday The Annunciation The Visitation The Nativity The Presentation in the Temple The Finding in the Temple]]></summary></entry><entry><title type="html">Doa Rosario Bahasa Latin</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-latin.html" rel="alternate" type="text/html" title="Doa Rosario Bahasa Latin" /><published>2025-03-20T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-20T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-latin</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/20/rosario-latin.html"><![CDATA[<h4 id="mystéria-gaudiósa">Mystéria Gaudiósa</h4>
<p><em>in feria secunda et sabbato</em></p>
<ol>
  <li>Annuntiatiónem Beátæ Maríæ Vírginis</li>
  <li>Visitatiónem Beátæ Maríæ Vírginis</li>
  <li>Nativitátem Dómini nostri Iesu Christi</li>
  <li>Oblatiónem Dómini nostri Iesu Christi</li>
  <li>Inventiónem Dómini nostri Iesu Christi in templo</li>
</ol>

<h4 id="mystéria-dolorósa">Mystéria Dolorósa</h4>
<p><em>in feria tertia et feria sexta</em></p>
<ol>
  <li>Agóniam Dómini nostri Iesu Christi in horto</li>
  <li>Flagellatiónem Dómini nostri Iesu Christi</li>
  <li>Coronatiónem spinis Dómini nostri Iesu Christi</li>
  <li>Bajulatiónem Crucis</li>
  <li>Crucifixiónem Dómini nostri Iesu Christi</li>
</ol>

<h4 id="mystéria-gloriósa">Mystéria Gloriósa</h4>
<p><em>in feria quarta et Dominica</em></p>
<ol>
  <li>Resurrectiónem Dómini nostri Iesu Christi a mórtuis</li>
  <li>Ascensiónem Dómini nostri Iesu Christi in cáelum</li>
  <li>Missiónem Spíritus Sancti in discípulos</li>
  <li>Assumptiónem Beátæ Maríæ Vírginis in cáelum</li>
  <li>Coronatiónem Beátæ Maríæ Vírginis in cáelum</li>
</ol>

<h4 id="mystéria-luminósa">Mystéria Luminósa</h4>
<p><em>in feria quinta</em></p>
<ol>
  <li>Baptísma apud Iordánem</li>
  <li>Autorevelátio apud Cananénse matrimónium</li>
  <li>Regni Dei proclamátio coniúncta cum invitaménto ad conversiónem</li>
  <li>Transfigurátio</li>
  <li>Eucharístiæ Institútio</li>
</ol>

<hr />

<h4 id="signum-crucis">Signum Crucis</h4>
<p>In nómine Patris et Fílii et Spíritus Sancti. Amen.</p>

<h4 id="credo">Credo</h4>
<p>Credo in Deum Patrem omnipoténtem,<br />
Creatorem cæli et terræ,<br />
et in Iesum Christum, Filium Eius unicum,<br />
Dominum nostrum, <br />
qui concéptus est de Spíritu Sancto,<br />
natus ex Maria Virgine, <br />
passus sub Póntio Piláto,<br />
crucifixus, mórtuus, et sepúltus,<br />
descéndit ad ínferos,<br />
tértia die resurréxit a mórtuis,<br />
ascéndit ad cælos,<br />
sedet ad déxteram Dei Patris omnipoténtis,<br />
inde ventúrus est iudicáre vivos et mórtuos.</p>

<p>Et in Spíritum Sanctum,<br />
sanctam Ecclésiam cathólicam,<br />
sanctórum communiónem,<br />
remissiónem peccatórum,<br />
carnis resurrectiónem,<br />
vitam ætérnam. Amen.</p>

<h4 id="pater-noster">Pater Noster</h4>
<p>Pater noster, qui es in cælis:<br />
sanctificétur Nomen Tuum:<br />
advéniat Regnum Tuum:<br />
fiat volúntas Tua,<br />
sicut in cælo, et in terra.<br />
Panem nostrum<br />
cotidiánum da nobis hódie,<br />
et dimítte nobis débita nostra, <br />
sicut et nos<br />
dimíttimus debitóribus nostris.<br />
et ne nos indúcas in tentatiónem;<br />
sed líbera nos a Malo. Amen.</p>

<h4 id="ave-maria">Ave Maria</h4>
<p>Ave, María, grátia plena,<br />
Dóminus tecum.<br />
Benedícta tu in muliéribus,<br />
et benedíctus fructus ventris tui, Iesus.<br />
Sancta María, Mater Dei,<br />
ora pro nobis peccatóribus,<br />
nunc et in hora mortis nostræ.<br />
Amen.</p>

<h4 id="gloria-patri">Gloria Patri</h4>
<p>Glória Patri<br />
et Fílio<br />
et Spirítui Sancto.<br />
Sicut erat in princípio,<br />
et nunc et semper<br />
et in sæ´cula sæculórum. Amen.</p>

<p><em>Pada hari Jumat Agung, doa berikut dapat menggantikan Gloria Patri</em><br />
<strong>V.</strong> Christus factus est pro nobis oboediens usque ad mortem.<br />
<strong>R.</strong> Mortem autem crucis.</p>

<p><em>Pada hari Sabtu Suci, doa berikut dapat menggantikan Gloria Patri</em><br />
<strong>V.</strong> Christus factus est pro nobis oboediens usque ad mortem, mortem autem crucis.<br />
<strong>R.</strong> Propter quod et Deus exaltavit illum: et dedit illi nomen, quod est super omne nomen.</p>

<h4 id="oratio-fatimae">Oratio Fatimae</h4>
<p>O mi Iesu,<br />
dimitte nobis debita nostra,<br />
libera nos ab igne inferni,<br />
conduc in caelum omnes animas,<br />
praesertim illas quae maxime<br />
indigent misericordia tua.</p>

<h4 id="salve-regina">Salve Regina</h4>
<p>Salve, Regína,<br />
Mater misericórdiæ,<br />
vita, dulcédo et spes nostra, salve.<br />
Ad te clamámus,<br />
éxsules fílii Evæ.<br />
Ad te suspirámus geméntes et flentes<br />
in hac lacrimárum valle.<br />
Eia ergo, advocáta nostra,<br />
illos tuos misericórdes óculos<br />
ad nos convérte.<br />
Et Iesum benedíctum fructum ventris tui,<br />
nobis, post hoc exsílium, osténde.<br />
O clemens, o pia, o dulcis Virgo María!</p>

<p><strong>V</strong>. <em>Ora pro nobis, sancta Dei génetrix</em>.<br />
<strong>R</strong>. Ut digni efficiámur promissiónibus Christi.</p>

<p><em>Orémus</em>.</p>

<p>Deus, cuius Unigénitus per vitam,<br />
mortem et resurrectiónem suam<br />
nobis salútis ætérnæ<br />
præmia comparávit,<br />
concéde, quæsumus:<br />
ut hæc mystéria sacratíssimo<br />
beátæ Maríæ Vírginis<br />
Rosário recoléntes,<br />
et imitémur quod cóntinent,<br />
et quod promíttunt assequámur.<br />
Per Christum Dóminum nostrum.<br />
Amen.</p>

<h4 id="oratio-ad-sanctum-michael"><a href="/prayer/2025/03/19/doa-kepada-santo-mikael.html">Oratio ad Sanctum Michael</a></h4>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Mystéria Gaudiósa in feria secunda et sabbato Annuntiatiónem Beátæ Maríæ Vírginis Visitatiónem Beátæ Maríæ Vírginis Nativitátem Dómini nostri Iesu Christi Oblatiónem Dómini nostri Iesu Christi Inventiónem Dómini nostri Iesu Christi in templo]]></summary></entry><entry><title type="html">Anima Christi</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/anima-christi.html" rel="alternate" type="text/html" title="Anima Christi" /><published>2025-03-19T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-19T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/anima-christi</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/anima-christi.html"><![CDATA[<h4 id="bahasa-indonesia">Bahasa Indonesia</h4>
<p>Jiwa Kristus, kuduskanlah kami.<br />
Tubuh Kristus, selamatkanlah kami.<br />
Darah Kristus, sucikanlah kami.<br />
Air lambung Kristus, basuhlah kami.<br />
Sengsara Kristus, kuatkanlah kami.<br />
Yesus yang murah hati, luluskanlah kami.<br />
Dalam luka-luka-Mu, sembunyikanlah kami.<br />
Jangan kami dipisahkan dari-Mu, Tuhan.<br />
Terhadap seteru yang curang,<br />
lindungilah kami.<br />
Di waktu ajal, terimalah kami.<br />
Supaya bersama para kudus<br />
kami memuji Engkau<br />
untuk selama-lamanya. Amin.</p>

<h4 id="bahasa-latin">Bahasa Latin</h4>
<p>Ánima Christi, sanctífica me.<br />
Corpus Christi, salva me.<br />
Sanguis Christi, inébria me.<br />
Aqua láteris Christi, lava me.<br />
Pássio Christi, confórta me.<br />
O bone Iesu, exáudi me.<br />
Intra tua vúlnera abscónde me.<br />
Ne permíttas me separári a te.<br />
Ab hoste malígno defénde me.<br />
In hora mortis meæ voca me.<br />
Et iube me veníre ad te,<br />
ut cum Sanctis tuis laudem te<br />
in sæcula sæculórum. Amen</p>

<h4 id="bahasa-inggris">Bahasa Inggris</h4>
<p>Soul of Christ, be my sanctification.<br />
Body of Christ, be my salvation.<br />
Blood of Christ, fill all my veins.<br />
Water of Christ’s side, wash out my stains.<br />
Passion of Christ, my comfort be.<br />
O good Jesus, listen to me.<br />
In Thy wounds I fain would hide,<br />
N’er to be parted from Thy side,<br />
Guard me, should the foe assail me.<br />
Call me when my life shall fail me.<br />
Bid me come to Thee above,<br />
With Thy saints to sing Thy love,<br />
World without end. Amen.</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Bahasa Indonesia Jiwa Kristus, kuduskanlah kami. Tubuh Kristus, selamatkanlah kami. Darah Kristus, sucikanlah kami. Air lambung Kristus, basuhlah kami. Sengsara Kristus, kuatkanlah kami. Yesus yang murah hati, luluskanlah kami. Dalam luka-luka-Mu, sembunyikanlah kami. Jangan kami dipisahkan dari-Mu, Tuhan. Terhadap seteru yang curang, lindungilah kami. Di waktu ajal, terimalah kami. Supaya bersama para kudus kami memuji Engkau untuk selama-lamanya. Amin.]]></summary></entry><entry><title type="html">Doa Kepada Santo Mikael</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/doa-kepada-santo-mikael.html" rel="alternate" type="text/html" title="Doa Kepada Santo Mikael" /><published>2025-03-19T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-19T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/doa-kepada-santo-mikael</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/doa-kepada-santo-mikael.html"><![CDATA[<p><ins><em>Paus Leo XIII, 1884</em></ins></p>

<h4 id="bahasa-indonesia">Bahasa Indonesia</h4>
<p>Santo Mikael, Malaikat Agung,<br />
Belalah kami dalam pertempuran;<br />
jadilah pelindung kami melawan kejahatan<br />
dan jebakan si jahat.<br />
Dengan rendah hati kami mohon,<br />
kiranya Allah menghardiknya,<br />
dan semoga engkau, hai Panglima Pasukan Surgawi<br />
dengan kuasa Allah, mencampakkan ke dalam neraka<br />
Setan dan semua roh jahat lain<br />
yang berkeliaran di dunia<br />
hendak membinasakan jiwa-jiwa.<br />
Amin.</p>

<h4 id="bahasa-latin">Bahasa Latin</h4>
<p>Sancte Michael Archangele,<br />
defende nos in proelio,<br />
contra nequitiam et insidias diaboli esto praesidium.<br />
Imperet illi Deus, supplices deprecamur: <br />
tuque, Princeps militiae caelestis,<br />
Satanam aliosque spiritus malignos, <br />
qui ad perditionem animarum pervagantur in mundo,<br />
divina virtute, in infernum detrude.<br />
Amen.</p>

<h4 id="bahasa-inggris">Bahasa Inggris</h4>
<p>Saint Michael the Archangel,<br />
defend us in battle;<br />
be our defense against the wickedness and snares of the devil.<br />
May God rebuke him, we humbly pray. <br />
And do thou, O prince of the heavenly host,<br />
by the power of God thrust into hell<br />
Satan and all the evil spirits <br />
who prowl about the world <br />
for the ruin of souls. <br />
Amen.</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Paus Leo XIII, 1884]]></summary></entry><entry><title type="html">Doa Tobat</title><link href="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/doa-tobat.html" rel="alternate" type="text/html" title="Doa Tobat" /><published>2025-03-19T00:00:00+09:00</published><updated>2025-03-19T00:00:00+09:00</updated><id>https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/doa-tobat</id><content type="html" xml:base="https://abiyuaronggear.github.io/prayer/2025/03/19/doa-tobat.html"><![CDATA[<h4 id="bahasa-indonesia">Bahasa Indonesia</h4>
<p>Allah yang maharahim,<br />
aku menyesal atas dosa-dosaku,<br />
sebab patut aku Engkau hukum,<br />
terutama sebab aku telah<br />
menghina Engkau,<br />
yang mahamurah dan mahabaik bagiku.<br />
Aku benci akan segala dosaku<br />
dan berjanji dengan pertolongan<br />
rahmat-Mu<br />
hendak memperbaiki hidupku<br />
dan tidak akan berbuat dosa lagi.<br />
Allah, ampunilah aku, orang berdosa.</p>

<h4 id="bahasa-latin">Bahasa Latin</h4>
<p>Deus meus,<br />
ex toto corde pænitet me<br />
ómnium meórum peccatórum,<br />
éaque detéstor, quia peccándo,<br />
non solum poenas a te iuste<br />
statútas proméritus sum,<br />
sed præsértim quia offéndi te,<br />
summum bonum, ac dignum qui super<br />
ómnia diligáris. Ídeo firmitr propóno,<br />
adiuvánte grátia tua, de cétero me non<br />
peccatúrum peccandique occasiónes<br />
próximas fugitúrum. Amen.</p>

<h4 id="bahasa-inggris">Bahasa Inggris</h4>
<p>O my God,<br />
I am heartily sorry<br />
for having offended Thee,<br />
and I detest all my sins<br />
because of thy just punishments,<br />
but most of all<br />
because they offend Thee, my God, <br />
who art all good<br />
and deserving of all my love.<br />
I firmly resolve with the help of Thy grace<br />
to sin no more and to avoid <br />
the near occasion of sin. Amen.</p>]]></content><author><name>Abiyu Aronggear</name></author><category term="prayer" /><summary type="html"><![CDATA[Bahasa Indonesia Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku, sebab patut aku Engkau hukum, terutama sebab aku telah menghina Engkau, yang mahamurah dan mahabaik bagiku. Aku benci akan segala dosaku dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah, ampunilah aku, orang berdosa.]]></summary></entry></feed>